Translate

Entri Populer

Kamis, 18 Juni 2015

THAT CHEAP WOMAN


THAT CHEAP WOMAN

Seperti perempuan murahan yang menunggu datangnya belaian
Dia telentang di atas pasir pantai. Menatap jauh ke atas dengan pose bak bidadari khayangan.
Matanya terbuka lebar, tapi pikirannya jauh melayang.
Pakaian tipisnya dibiarkannya menari tertiup angin kehampaan.

Waktu itu belumlah malam.
Senja baru mengintip sedikit dari garis batas peraduannya.
Memunculkan cahaya kekuningan, membuat kulit wanita itu semakin bercahaya.

Dia menghela napas pelan, setelah sekian lama melamunkan sesosok bayangan.
Memorinya sesaat kembali ke hari sebelumnya.
Hari di mana dia mendapatkan semua belaian itu dari Sang Pria Pujaan.

Dia tertawa trgoda.
Dia tersenyum mendesah.
Dia menggeliat kesenangan.

Ah.. 
Tapi itu semua hanya sesaat.
Karena menit-menit setelahnya, dia ditinggalkan tanpa suara.

Hari ini..
Dia kembali menginginkan sentuhan.
Tapi apa daya..
Sesosok bayangan itu telah menghilang.

ULfa Fauzi
07062015
03.50 a.m
Karawaci 

Tidak ada komentar: