Dia adalah penerangku.
Dia adalah harapanku.
Dialah cahaya yang kuingini.
Bingung dengan apa yang dirasa. Di dekatnya hati ini nyaman. Terasa hangat. Dia hanyalah setitik pengalih saat ku rapuh. Tapi dia selalu buatku tersenyum. Dia adalah apa adanya dirinya. Aku adalah apa adanya aku.
Mungkin tak sebanding jika aku bersanding dengannya. Karna bagiku dia terlalu tinggi untuk diraih.
Aku hanya ingin berkaca pada diri. Jiwaku ini tak sepenuhnya suci. Tapi hatiku memancarkan ketulusan.
Tulus aku menyayanginya. Entah sebagai apa rasa sayang ini tercurah.
Mungkin aku bukanlah yang pantas. Hanya ingin menjaganya di saat dia tak nampak. Karena dirinya memang tak selalu nampak. Matanya memancarkan keteduhan. Hatinya menawarkan persahabatan.
Inilah yang akan aku jaga.
Aku memang tidak dapat merengkuh matahari
Tapi matahari dapat merengkuhku
Untuk menjadi miliknya....
By : Ulfa Fauzi
Solo, February 6th 2011
@ 10.24 p.m
Tidak ada komentar:
Posting Komentar